Kamis, 21 November 2019

E-Commerce Dan E-Business

* Pengertian Bisnis

Hasil gambar untuk bisnis


Bisnis adalah sebuah kegiatan atau usaha. Bisnis dalam arti luas adalah satu istilah umum yang menggambarkan semua aktivitas dan institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari.
Bisnis bisa dilihat sebagai suatu sistem yang menyeluruh yang menggabungkan sub-sistem yang lebih kecil yang disebut industri.
Dalam arti bahwa setiap industri dibentuk dari banyak perusahaan yang terdiri dari berbagai ukuran perusahaan dengan macam-macam produk yang dihasilkan, termasuk kegiatan pemasaran, sumber daya, pengaturan keuangan, dan sistem managemen.


  • Bisnis berdasarkan jenis kegiatannya

a. Bisnis Ekstraktif

Kegiatan bisnis yang bergerak dalam bidang pertambangan dengan menggali bahan-bahan tambang yang terkandung di dalam perut bumi.
Misalnya: batu bara, emas, besi, intan, alumunium, tembaga, semen, bisnis minyak dan gas bumi.

b. Bisnis Agraris

Kegiatan bisnis yang bergerak di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan kehutanan.

c. Bisnis Industri

Kegiatan bisnis yang bergerak di bidang industri manufacturing, misalkan industri pesawat terbang, rokok, garmen, tekstil, kapan, mebel, kertas, dan sebagainya.

d. Bisnis Jasa

Kegiatan bisnis yang bergerak di bidang jasa yang menghasilkan produk-produk tidak terwujud seperti jasa asuransi, pendidikan, pariwisata, kesehatan, perbankan, kecantikan, dan sebagainya.

* Pengertian  E-Business


Hasil gambar untuk e bisnis

Pengertian e-Business atau definisi e-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.

* Pengertian E-Commerce

Hasil gambar untuk e commerce

Pengertian E-Commerce atau definisi e-commerce adalah kegiatan komersial dengan penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
* Jenis  - Jenis Transaksi E-commerece dan E-Business

1. Business-to-Business (B2B)

B2B e-commerce meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa yang dilakukan antar perusahaan. Produsen dan pedagang tradisional biasanya menggunakan jenis e-commerce ini.
Umumnya e-commerce dengan jenis ini dilakukan dengan menggunakan EDI (Electronic Data Interchange) dan email dalam proses pembelian barang dan jasa, informasi dan konsultasi, atau pengiriman dan permintaan proposal bisnis.

2. Business-to-Consumer (B2C)

B2C adalah jenis e-commerce antara perusahaan dan konsumen akhir. Hal ini sesuai dengan bagian ritel dari e-commerce yang biasa dioperasikan oleh perdagangan ritel tradisional.
Jenis ini bisa lebih mudah dan dinamis, namun juga lebih menyebar secara tak merata atau bahkan bisa terhenti.

3. Consumer-to-Consumer (C2C)

C2C merupakan jenis e-commerce yang meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa antar konsumen. Umumnya transaksi ini dilakukan melalui pihak ketiga yang menyediakan platform online untuk melakukan transaksi tersebut.
Beberapa contoh penerapan C2C dalam website di Indonesia adalah Tokopedia, Bukalapak dan Lamido. Disana penjual diperbolehkan langsung berjualan barang melalui website yang telah ada.

4. Consumer-to-Business (C2B)

C2B adalah jenis e-commerce dengan pembalikan utuh dari transaksi pertukaran atau jual beli barang secara tradisional. Jenis e-commerce ini sangat umum dalam proyek dengan dasar multi sumber daya.
Sekelompok besar individu menyediakan layanan jasa atau produk mereka bagi perusahaan yang mencari jasa atau produk tersebut.

5. Business-to-Administration (B2A)

B2A adalah jenis e-commerce yang mencakup semua transaksi yang dilakukan secara online antara perusahaan dan administrasi publik.
Jenis e-commerce ini melibatkan banyak layanan, khususnya di bidang-bidang seperti fiskal, jaminan sosial, ketenagakerjaan, dokumen hukum dan register, dan lainnya.
Jenis e-commerce ini telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir dengan investasi yang dibuat melalui e-government atau pihak pemerintah.

6. Consumer-to-Administration (C2A)

Jenis C2A meliputi semua transaksi elektronik yang dilakukan antara individu dan administrasi publik.
Contoh area yang menggunakan jenis e-commerce ini adalah :
  • Pendidikan – penyebaran informasi, proses pembelajaran jarak jauh, dan lainnya
  • Jamsostek – penyebaran informasi, pembayaran, dan lainnya
  • Pajak – pengajuan pajak, pembayaran pajak, dan lainnya
  • Kesehatan – janji pertemuan, informasi mengenai penyakit, pembayaran layanan kesehatan dan lainnya

7. Online-to-Offline (O2O)

O2O adalah jenis e-commerce yang menarik pelanggan dari saluran online untuk toko fisik. O2O mengidentifiaksikan pelanggan di bidang online seperti email dan iklan internet, kemudian menggunakan berbagai alat dan pendekatan untuk menarik pelanggan agar meninggalkan lingkup online.
Walaupun sudah banyak kegiatan ritel tradisional dapat digantikan oleh e-commerce, ada unsur-unsur dalam pembelanjaan fisik yang direplikasi secara digital. Namun ada potensi integrasi antara e-commerce dan belanja ritel fisik yang merupakan inti dari jenis O2O.


Sabtu, 19 Oktober 2019

Sistem Informasi Manajemen


  • Pengertian Sistem Informasi Manajemen (SIM)
Hasil gambar untuk sistem informasi manajemen
Sistem Informasi Manajemen adalah merupakan sistem yang direncanakan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menyebarluaskan data berupa informasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan berbagai fungsi manajemen. Sementara menurut business dictionary, sistem informasi manajemen adalah pendekatan yang terorganisasi untuk mempelajari kebutuhan informasi manajemen organisasi di setiap tingkat guna pengambilan keputusan operasional, taktis, dan strategis. Cara kerja sistem informasi manajemen, dimulai dari pemprosesan data kemudian disimpan dalam database terpusat di mana ia dapat diakses dan diperbarui oleh semua orang yang memiliki wewenang sesuai dengan tujuan mereka.

  • Penerapan SIM pada sebuah Enterprise

Enterprise Resource Planning (ERP) Sistem ERP ini banyak digunakan oleh perusahaan besar. Namun, perusahaan dalam skala kecil juga masih dapat menerapkan sistem ERP. ERP biasanya digunakan untuk mengelola manajemen dan melakukan pengawasan yang terintegrasi antar unit di dalam perusahaan.


  • Peran Manajer Dalam Perusahaan

Hasil gambar untuk manajer

a. Fungsi Perencanaan
Seorang Manager bersama jajarannya memiliki tugas merencanakan langkah dalam pencapaian tujuan sebuah organisasi atau perusahaan sesuai dengan kebijakan. Manager perlu mempertimbangkan sumber daya yang diperlukan, langkah apa yang harus diambil serta dapat memprediksi hasil dari langkah tersebut.
b. Fungsi Pengaturan dan Pengawasan
Tugas Manager dalam fungsi ini adalah mengatur karyawan atau tim melalui wewenang dan kekuasaan yang dimilikinya serta mengkoordinir dalam pencapaian tujuan organisasi atau perusahaan. Seorang Manager juga bertugas untuk menyediakan standar kualitas kerja, baik kinerja karyawan maupun barang dan jasa yang diproduksi sehingga dapat menjadi acuan dalam aktivitas manajemen. Standard tersebut juga dapat digunakan untuk proses pengawasan yang telah ditentukan waktunya oleh pihak manajemen.
c. Fungsi Kepemimpinan dan Evaluasi
Seorang Manager harus mampu membuat orang lain khususnya yang berada di dalam timnya untuk bekerja sesuai dengan arahan. Oleh karena itu, skill kepemimpinan memang harus dimiliki oleh Manager atau lebih tepatnya adalah kepemimpinan merupakan tugas pokok Manager yang harus dikuasai. Selain itu, seorang Manager juga bertugas untuk melakukan evaluasi dengan berbagai cara seperti SWOT, Balanced Scorcard, dan sebagainya. Melalui langkah ini, maka diharapkan sebuah organisasi atau perusahaan akan lebih berkembang.

  • Tingkatan Level Manajemen


tingkatan manajemen


1. Manajemen Puncak | Top Level of Management


Manajemen Puncak atau Top Level Management umumnya terdiri atas direksi, CEO (Cheif Executive Officer), GM atau General Manager atau yang sering pula disebut Presiden Direksi (presdir). Direksi merupakan perwakilan dar pemilik perusahaan atau Pemegang Saham, mereka dipilih oleh pemegang saham perusahaan, dan CEO dipilih oleh Dewan Direksi perusahaan.

Ciri ciri dan Peran yang paling utama dari manajemen puncak adalah sebagai berikut:
  • Menentukan rencana, tujuan, serta kebijakan perusahaan atau organisasi
  • Bertanggungjawab atas keseluruhan manajemen dibawahnya yang ada pada organisasi
  • Memobilisasi sumber daya yang dimiliki perusahaan yang tersedia
  • Manajemen puncak umumnya bekerja dari pemikiran, perencanaan lalu memutuskan, maka dari itu manajemen puncak juga sering disebut Otak organisasi atau Administrator


2. Manajemen Tingkat Menengah | Middle Level of Management


Manajemen tingkat menengah berada pada tengah tengah dari hierarki pada sebuah perusahaan atau organisasi. Manajemen Tingkat Menengah bertanggungjawab atas pelaksanaan rencana yang sudah ditentukan oleh manajemen puncak.

Manajemen tingkat menengah bisa meliputi beberapa tingkatan, membawahi dan mengarahkan aktivitas aktivitas manajer dibawahnya. Manajemen pada tingkat ini memiliki tanggung jawab terhadap segala aktivitas yang dilakukan oleh tingkatan manajemen yang lebih rendah dan bahkan terkadang terhadap beberapa karyawan operasionalnya. 

Manajemen pada tingkat menengah ini umumnya terdiri atas Kepala Departemen atau HOD, Manajer Cabang, Junior Executive. Kepala Departemen semisal Manajer Keuangan, Purchasing Manager dan yang lain lain. Manajer Cabang contohnya kepala cabang perusahaan atau unit lokal. Junior Eksekutif contohnya adalah Asisten Manajer Pembelian, Asisten Manajer Keuangan dan yang lainnya. Manajemen Tingkat Menengah ini dipilih oleh Manajemen Puncak

Tugas dan peran manajemen tingkat menengah beberapa diantaranya seperti berikut ini:
  • Menjalankan perintah, kebijakan, rencana yang telah disusun oleh manajemen puncak
  • Memberi saran atau rekomendasi kepada manajemen puncak
  • Mengkoordinasikan seluruh aktivitas dari semua departemen yang ada
  • Berkomunikasi dengan manajemen puncak dan manajemen tingkat yang lebih rendah posisinya
  • Mempersiapkan rencana jangka pendek, umumnya disusun hanya untuk 1 hingga 5 tahun


3. Manajemen Lini Pertama (First Line Management)


Manajemen Lini Pertama atau Low Level Management adalah tingkatan manajemen yang paling rendah dalam sebuah organisasi yang memimpin serta melakukan pengawasan terhadap tenaga tenaga operasional pada sebuah perusahaan atau organisasi serta tidak membawahi manajer yang lain.

Manajeemn Lini Pertama ini umumnya terdiri atas mandor dan pengawas yang dipilih oleh manajemen level menengah. Mereka biasanya juga disebut dengan tingkat Supervisor atau pengawas. bahkan mereka pula dikenal sebagai manajemen operasional yang terlibat secara langsung dalam proses produksi dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan rencana rencana yang sudah ditentukan oleh manajemen yang lebih tinggi.

Manajemen tingkat yang paling bawah ini melaksanakan beberapa aktivitas seperti berikut ini:
  • Mengarahkan karyawan atau pekerja
  • Mengembangkan moral kepada para karyawan
  • Menjaga hubungan yang baik antara manajemen tingkat menengah dan para pekerja
  • Menginformasikan keputusan yang diambil oleh manajemen kepada para karyawan atau pekerja, selain itu manajemen tingkat pertama ini memberi informasi mengenai kinerja, hambatan atau kesulitan, perasaan, tuntutan ataupun hal lainnya dari para karyawan atau pekerja
  • Manajemen tingkat ini lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengendalikan dan mengarahkan pekerja

Rabu, 10 Juli 2019

Low Level User Interface

Low Level User Interface 
 Tujuan Setelah mempelajari bab ini, Pelajar diharapkan mampu untuk :
• Memahami event handling level rendah dalam MIDP
• Menggambar dan menampilkan teks, gambar, garis, kotak, dan sudut
• Menentukan warna, huruf, dan coretan untuk operasi menggambar
• Memahami dan menggunakan class Canvas dan Graphic
 • Mengetahui bagaimana menggunakan GAME API
• Menggambar grafik berskala

 Pengenalan 
 Pada bab ini, kita akan berhadapan langsung dengan layar. Kita akan mempelajari class Canvas, dimana akan menjadi pendukung dari proses menggambar kita. Kita juga akan menyelidiki ke dalam class Graphic, dimana memiliki metode untuk menggambar garis, kotak, sudut, dan teks. Kita juga akan membahas huruf, warna dan gambar.

 Canvas 
Canvas adalah subclass dari Displayable. Itu adalah sebuah class abstrak yang harus di-extend sebelum sebuah aplikasi dapat menggunakan fungsi-fungsi yang ada. Canvas dapat digabungkan dengan subclass Displayable level tinggi yaitu Screen. Program dapat pindah ke dan dari Canvas dan Screen. Canvas menggambarkan metode-metode event handling kosong. Aplikasi harus mengesampingkan mereka untuk handle event. Class Canvas menggambarkan sebuah metode abstrak yang disebut paint(). Aplikasi menggunakan class Canvas harus menyediakan sebuah implementasi untuk metode paint().

Sistem Koordinat
Sistem koordinat dari Canvas adalah berbasis nol. Koordinat x dan y dimulai dengan nol. Pojok kiri atas dari Canvas berkoordinat (0,0). Koordinat x bertambah dari kiri ke kanan. Sedangkan koordinat y bertambah dari atas ke bawah. Metode getWidth() dan getHeight() mengembalikan nilai lebar dan tinggi berturut-turut.

 Perintah 
Seperti halnya list, textBox, dan form, Canvas juga mempunyai Command yang disediakan dan dapat merespon untuk event Command.

Event key Subclass 

  • dari Canvas dapat merespon sebuah event tombol dengan metode-metode sebagai berikut : keyPressed(int keyCode) : Dipanggil ketika kunci ditekan 
  • keyRepeated(int keyCode) : Dipanggil ketika kunci diulang
  •  keyReleased(int keyCode) :Dipanggil ketika kunci dilepas
Aksi Permainan 
Masing-masing kode tombol bisa dipetakan menjadi sebuah aksi game. Sebuah key code bisa dipetakan kepada aksi sebuah game. Class Canvas mendefinisikan aksi game ini : UP, DOWN, LEFT, RIGHT, FIRE, GAME_A, GAME_B, GAME_C, GAME_D. Sebuah program dapat menerjemahkan sebuah key code ke dalam aksi game menggunakan metode getGameAction(keyCode)

 Event Pointer 
Disamping dari event key, program MIDP juga dapat mengatasi event pointer. Hal ini bersifat benar jika sebuah perangkat memiliki sebuah pointer dan hal tersebut diimplementasikan di dalam sistem JAVA pada sebuah perangkat. Metode hasPointerEvents() mengembalikan nilai true jika sebuah perangkat mendukung pointer yang bersifat ditekan dan dilepaskan. Metode hasPointerMotionEvents() mengembalikan nilai true jika sebuah perangkat mendukung event gerakan dari pointer. 

Grafik Class 
Graphic adalah class utama untuk menulis teks, menggambar, garis, kotak dan sudut. Dia memiliki metode untuk menentukan warna, huruf, dan coretan. 

Warna
 Class Display memiliki metode untuk menentukan apakah sebuah perangkat memiliki fasilitas yang mendukung layar berwarna atau layar monochrome pada sebuah perangkat.

Huruf 
Sebuah huruf memiliki tiga atribut yaitu bentuk, type, dan ukuran. Huruf tidak diciptakan oleh aplikasi. Sebagai gantinya, sebuah aplikasi meminta sistem untuk memilih model atribut huruf dan sistem mengembalikan huruf yang sesuai dengan model atribut yang diminta. Sistem tidak menjamin akan mengembalikan semua atribut huruf yang dipilih. Jika sistem tidak memiliki huruf yang sesuai dengan permintaan, dia akan mengembalikan sebuah huruf hampir mirip dengan atribut yang diminta.

Style Coretan 
Metode setStrokeStyle(int style) menetapkan style coretan bahwa akan digunakan untuk menggambar garis, sudut, dan kotak. Style coretan tidak mempengaruhi teks, gambar, dan operasi mewarnai. 

Clipping
 Suatu bidang clipping adalah suatu kotak di dalam objek Graphics yang ada. Setiap operasi grafik hanya akan mempengaruhi pixel-pixel didalam area clip. Pixel yang berada diluar clipping tidak akan dipengaruhi oleh setiap operasi grafik.

Melukis gambar
 Gambar digambar dengan metode drawImage() public void drawImage(Image img, int x, int y, int anchor) Selama dengan drawString, x dan y adalah koordinat titik anchor. Perbedaannya adalah bahwa vertikal anchor tetap adalah VCENTER yang berdasar BASELINE. Anchor harus berupa kombinasi dari horizontal constant(LEFT, HCENTER atau RIGHT) dan vertical constant (TOP,VCENTER atau BOTTOM). Horizontal dan Vertical Constants dikombinasikan dengan menggunakan operator bitwise OR(|).

Game API 
Aplikasi games memiliki peranan utama pada aplikasi mobile. Sebagian besar aplikasi dibuat pada pangsa pasar mobile adalah games. Action, strategy, board and card games dan sebagainya, seluruhnya terdapat pada aplikasi mobile. Sebagian besar produsen game telah membuat API tersendiri untuk berbagai fungsi bermain game yang hanya akan bekerja pada handset yang dibuat oleh perusahaan tersebut. Hal ini berarti bahwa sebuah game yang dibangun menggunakan API dari salah satu produsen tidak akan berjalan pada device hasil produksi dari produsen lain. Untuk menjembatani perbedaan ini, MIDP versi 2 telah memiliki fungsionalitas dasar yang secara spesifik ditujukan aplikasi game. 

Class utama Game API dari MIDP adalah class GameCanvas. Class GameCanvas merupakan perluasan dari class Canvas yang kita gunakan dalam pembuatan low – level user interface. Dua kelemahan utama dari class Canvas dalam pemrograman game adalah tidak memadainya kemampuan untuk mengatur proses repaint dan ketidakmampuan untuk mengatur bagaimana pointer events serta quick keys diteruskan pada canvas. Komponen user interface dari MIDP umumnya berupa event driven. Events berupa antrian berurutan dan diteruskan terhadap aplikasi satu persatu, beserta tunda waktu antar waktu dimana event dibuat (key press). 

GameCanvas memungkinkan aplikasi mengumpulkan events yang terbuat dan melakukan proses repaint pada canvas dengan cepat. Struktur program menjadi lebih bersih karena terdapat rangkaian perulangan utama dimana proses painting dan pengumpulan events dilakukan. GameCanvas menggunakan teknik double buffering. Seluruh proses pembuatan interface dilakukan di off-screen buffer, kemudian di transfer dari area buffer tersebut menuju area yang terlihat pada canvas. Aplikasi anda harus menggunakan instance method dari class Graphics berupa method getGraphics(). Setiap pemanggilan terhadap method ini mengembalikan sebuah instance baru dari offscreen buffer yang anda gunakan dalam proses pembuatan user interface. 

Untuk memperbaharui screen tersebut, anda harus memanggil flushGraphics() untuk melakukan proses repaint secara cepat dengan isi dari off-screen buffer. Perhatikan bahwa anda hanya perlu memanggil method getGraphics() sekali saja, karena sebuah buffer teralokasi setiap kali anda memanggil method ini. 

Layers 
Layers adalah elemen visual dari sebuah screen. Layer adalah abstract class yang merepresentasikan objects pada screen. Sprite dan TiledLayer adalah subclasses dari class Layer. Tiled Layer adalah rangkaian dari beberapa persegi empat yang berukuran sama dan gambar – gambar yang memadai untuk ditempatkan pada persegi empat tersebut. Layer ini dibangun dengan menempatkan gambar – gambar dan elemen – elemen visual dalam area ini. Sebuah gambar dapat digunakan oleh lebih dari satu persegi empat sehingga dapat menghemat ruang dan memory. Tiled Layers umumnya digunakan sebagai background pada game. 

 Sprites 
Sprites adalah objects grafis yang anda lihat pada game. Object ini dapat berupa character, kunci, tombol, pintu ataupun peluru. Sebuah sprite bersifat statis ataupun animasi. Animasi sprite terbuat dari beberapa elemen sprite dengan perbedaan – perbedaan kecil dan tersusun sedemikian hingga membentuk kesan bergerak. Rangkaian sprite ini disebut sebagai frame.

Layer Manager 
Class LayerManager akan memberikan kemudahan dalam pengaturan keseluruhan Sprites dan TiledLayers. LayerManager mengatur seluruh Sprites dan TiledLayers yang anda buat. Dan anda tidak perlu untuk membuat seluruh object tersebut satu persatu. LayerManager yang akan melakukannya untuk anda. LayerManager juga mengatur pengurutan objek dari dasar hingga paling atas. 

Scalable 2D Graphics
 JSR 226 menyediakan method untuk proses rendering dan transforming atas grafis vector-based 2D. Format gambar raster-based seperti GIF melakukan proses encode terhadap pewarnaan pada tiap-tiap pixel pada area persegi empat yang menunjukkan bentuk gambar. Gambar dengan tipe vector-based hanya memiliki instruksi penggambaran yang menentukan bagaimana pixel-pixel dari gambar tersebut harus diwarnai. Vector tersebut merepresentasikan sebuah gambar yang berukuran jauh lebih kecil, sebuah nilai lebih dalam penggunaan resource pada mobile devices.

Key Codes 
Buatlah sebuah MIDlet yang akan menampilkan kode dan nama dari tombol yang ditekan oleh user. Gunakan sebuah Canvas dan tempatkan keterangan kode dan nama tepat di tengah dari tampilan pada layer.

Selasa, 04 Juni 2019

Gaya Kepemimpinan PT POS Indonesia Mempengaruhi Motivasi Kerja Karywan

Pengertian Kepemimpinan
Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.
Moejiono (2002) memandang bahwa leadership tersebut sebenarnya sebagai akibat pengaruh satu arah, karena pemimpin mungkin memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membedakan dirinya dengan pengikutnya. Para ahli teori sukarela (compliance induction theorist) cenderung memandang leadership sebagai pemaksaan atau pendesakan pengaruh secara tidak langsung dan sebagai sarana untuk membentuk kelompok sesuai dengan keinginan pemimpin (Moejiono, 2002).
  • Menurut  definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kepemimpnan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya, untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok.


PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT POS INDONESIA


Hasil gambar untuk pt pos indonesia


Gaya kepemimpinan sangatlah berpengaruh terhadap motivasi kerja karyawan, karena di dalam motivasi kerja karyawan untuk memenuhi kebutuhannya sangat membutuhkan dukungan dari seorang pimpinan, karena itu setiap pemimpin harus mengetahui secara jelas tentang apa yang dibutuhkan oleh karyawan dan perusahaan agar mereka bisa bekerja sama secara efektif. Penelitian ini berjudul Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Motivasi Kerja Karyawan Pada PT. Pos Indonesia (Persero) . 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan apa yang diterapkan pada PT. Pos Indonesia (Persero), untuk mengetahui motivasi kerja karyawan dan pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero). Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan kuesioner yang disebarkan kepada karyawan sebanyak 30 responden. 

Tangggapan karyawan mengenai gaya kepemimpinan adalah baik, karena nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,64 yang berada pada interval 3,40 4,19. Sedangkan gaya kepemimpinan yang ada pada PT. Pos Indonesia (Persero) adalah gaya kepemimpinan demokrasi. Pernyataan karyawan mengenai motivasi kerja adalah tinggi, karena nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,62 yang berada pada interval 3,40 - 4,19. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa motivasi kerja karyawan dapat dikatakan tinggi. Pengaruh gaya kepemimpian terhadap motivasi kerja karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi antara gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja sebesar 0,91 yang berarti memiliki hubungan yang sangat kuat. Besarnya pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja karyawan diperoleh koefisien determinasi sebesar 83%. Hal ini merupakan konstribusi gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja. Sedangkan sisanya 17% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diukur. Berdasarkan hasil hipotesis didapat nilai thit = 11,69 lebih besar dari ttabel = 1.701, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Ini berarti hipotesi yang dikemukakan penulis yaitu Bila gaya kepemimpinan diterapkan tepat, maka motivasi kerja karyawan akan meningkat dapat diterima.

Selasa, 23 April 2019

KONFLIK ANTARA MASYARAKAT ADAT DENGAN PERUSAHAAN TAMBANG EMAS

KONFLIK ANTARA MASYARAKAT ADAT DENGAN PERUSAHAAN TAMBANG EMAS



Identintifikasi masalah
Masyarakat adat motoling picuan tidak setuju adanya perusahaan Tambang emas PT. sumber Energi jaya

Dari kasus diatas masalah yang suadah ada sebelumnya antara masyarakat adat montoling picuan dan perusahaan tambang emas PT. sumber energy jaya karena dari masyarakat tersebut tidak mau tanah adat nya dirusak mereka menginginkan tanah adat meraka kembali secara utuh,
Oleh sebab itu solusi yang terbaik adalah walaupun dari pihak perusahaan sudah mendapatkan ijin dari bupati minahasa untuk membuka perusahaan di sekitar tempat itu dan langsung mendapatkan penolakan –penolakan dan perusahaan tersebut sudah melakukan negosiasi namun belum ada kesepakatan- kesepakatan antara kedua belah pihak
Seharusnya dari pihak perusahaan tidak langsung mengambil tindakan kekerasan seperti itu, sehingga membuat masyarakat makin memanas
SOLUSI YANG BISA DILAKUKAN ADALAH
Menjalin HUbungan baik dengan masyarakat adat setempat walaupun menjalin hubungan dengan masyarakat tersebut cukup sulit dilakukan karena ini merupakan langkah awal untuk mesyelesaikan masalah ini,
Kemudian dilakukan  cara persuasi  adalah usaha mengubah posisi perusahaan seolah-olah menunjukan kerugian yang timbul akibat konflik tersebut dan menunjukan bahwa perusahaan tersebut dengan membangun perusahaan di sekitar situ akan memberikan keuntungan bagi masyarakat adat tersebut
Langkah berikut nya adalah tawar menawar dengan cara mempertukarkan pendapat  dari masing-masing pihak agar dapat saling mengerti
Langkah berikut nya adalah campur tangan pihak ketiga melakukan abritrase adalah pihak keTIGA mendengarkan keluhan-keluhan dari ke dua belah pihak

Rabu, 03 April 2019

Analisis Organisasi PT Masspion Indonesia

PENYUSUNAN STRATEGI PADA PT.MASPION





A.Nama dan Jenis Usaha

 Maspion adalah salah satu produsen perkakas yang cukup besar. Perusahaan ini memiliki keahlian yang kuat di bidang pemasaran dan manufaktur berbagai rangkaian produk peralatan rumah tangga kualitas baik di peralatan dapur, peralatan rumah tangga plastik, glasswares, dan peralatan listrik rumah. Pipa pvc dan pe juga tersedia untuk keperluan perumahan dan rumah tangga. Perusahaan ini memiliki jaringan distribusi yang mapan dan luas baik domestik maupun internasional melalui distributor, agen, atau pengecer, serta perwakilan di kota-kota besar di indonesia dan negara-negara berkembang utama. Perusahaan juga telah kuat dalam membangun aliansi strategis dengan mitra asing utama produk konsumen terkemuka di manufaktur tahan lama, yang telah memperkuat posisi perusahaan bisnis terkemuka di pasar domestik dan juga kehadiran jenis di pasar global. Perusahaan ini telah menjadi dikenal dengan baik oem (original equipment manufacturing) pemain di dunia, memasok beberapa toko eceran dan grosir terkenal di amerika serikat serta negara-negara besar lainnya di dunia. Sejarah dimulai pada tahun 1962 dari ud logam dki, industri dapur rumah sederhana yang didirikan oleh mr alim husin dan rekannya bapak gunardi go. 

Sebelum menjadi besar seperti sekarang ini, sejarah perusahaan Maspion cukup unik dan sederhana. Alim Husin, ayah Alim Markus mendirikan sebuah usaha kecil yang memproduksi lampu teplok yang terbuat dari aluminium dan logam. Perusahaan yang berdiri sekitar 1961 itu diberi nama UD Logam Jawa. Jumlah karyawannya hanya delapan orang dan bisa memproduksi sekitar 300 lusin per hari. Dari lampu teplok kemudian berkembang dengan memproduksi lampu badai untuk para nelayan. Akhir 70-an mulai memproduksi perabot rumah tangga dengan bahan plastik, seperti ember, baskom, loyang, dan sebagainya. Pada 1972, usaha keluarga Alim Husin semakin maju dan berkembang sehingga kemudian merancang nama dan logo baru. Akhirnya keluarga Alim Husin memperoleh nama baru, yakni Maspion. 

Menurut Alim Markus, Maspion merupakan singkatan dari M=Mengajak A=anda S=selalu P=percayaI=industri O=olahan N=nasional. Setelah PT Maspion berdiri, Alim Husin menyerahkan tongkat kepemimpinannya selaku direktur utama kepada Alim Markus yang merupakan putra tertua. Sementara Alim Mulia Sastra, Alim Satria, dan Alim Prakasa masing-masing menduduki posisi direktur pengelola. Alim Husin sendiri menjabat posisi Chairman alias ketua.Sejak itu, perusahaan telah secara bertahap membangun basis pelanggan dan mendapatkan pengakuan di industri sebagai kualitas dan produsen yang dapat diandalkan. Saat ini, perusahaan merupakan salah satu grup indonesia yang paling dihormati perusahaan, dibentuk oleh keahlian dalam inovasi produk dan semangat kewirausahaan yang kuat dari para pendiri. Alim husin telah menyadari visinya untuk mengubah kelompok menjadi kekuatan bisnis terkemuka di indonesia. Visi ini telah didukung oleh anak-anaknya, awalnya oleh putra sulungnya, alim markus, yang kemudian diikuti oleh tiga anak lainnya, alim mulia sastra, alim satria, dan alim prakasa. Sejumlah eksekutif karir yang mandiri juga didedikasikan upaya mereka untuk keberhasilan grup maspion. Perusahaan ini mempekerjakan sekitar 13.000 orang dengan fasilitas produksi yang tersebar di empat kawasan industri di sidoarjo dan gresik, jawa timur, dan satu pabrik di jakarta, jawa barat. Melalui dedikasi dan kerja keras dari karyawan, dibentuk oleh kewirausahaan yang kuat dan visi para pendiri, perusahaan telah mampu mempertahankan posisi terdepan dalam industri peralatan rumah tangga, pameran terus pertumbuhan, dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh stakeholder.

 B.Penyusunan Strategi

 1 .Orientasi Ekspor              

Grup Maspion bukan cuma jago kandang. Selain menguasai Surabaya atau Jawa Timur, produk-produknya juga merambah ke seluruh Indonesia, bahkan ke mancanegara. Perabotan rumah tangga mulai dari bahan plastik, stainless steel, aluminium, kipas angin, kulkas, AC, tempat tidur, alluminium foil, lampu neon, pompa air, dan masih banyak lagi dihasilkan dari pabrik-pabriknya di Jawa Timur. Dari tempat ini, berbagai jenis barang tersebut didistribusikan ke seluruh Tanah Air bahkan diekspor.Grup Maspion memiliki lima bidang bisnis yang menjadi andalannya. Yang pertama adalah bidang produk konsumen. Bidang bisnis ini akrab bagi ibu-ibu rumah tangga karena memproduksi panci teflon, termos plastik, kulkas, kompor gas, pompa air, kipas angin dan sebagainya. Yang bergerak dalam bidang ini paling tidak PT Maspion, PT Trisula Pack Indah, PT Royal Chemical, PT Maspion Flatware, dan PT Indofibre Mattres Indonesia.               
 Bidang bisnis kedua adalah bidang konstruksi material dan industri di mana Maspion memiliki tujuh anak perusahaan. PT Maspion, PT Maspion Kencana, PT Indal Steel Pipe, PT Alumindo Light Metal Industry, PT Aneka Kabel Cipta Guna, PT Indal Aluminium Industry, dan PT Indalex.Bisnis properti juga digeluti oleh kelompok usaha raksasa ini. Beberapa proyek yang bisa disebutkan di sini adalah Maspion Mall, Wisma Maspion, Wisma Moneter, Pondok Maspion, CIMAC, PT Bintang Osowilangun, PT Maspion Industrial Estate, PT Alumindo Industrial Estate, PT Altap Prima Industrial Estate.                 
Salah satu kebanggaan grup Maspion di bidang properti adalah kesuksesannya membangun Kawasan Industri Maspion seluas 300 hektar. Lokasi tersebut hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Di kawasan inilah Maspion mendirikan perusahaan-perusahan industrinya yang diperkirakan menempati lahan sekitar 100 hektar.Akhir April ini, Grup Maspion akan mempertegas kehadirannya di Jakarta dengan meresmikan gedung perkantoran dan bisnis yang diberi nama Plaza Maspion. Gedung berlantai 18 tersebut sudah hampir rampung dan berlokasi di Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat.               
Dan tak ketinggalan pula adalah bisnis keuangan dan finansial di mana grup ini menonjol dengan Bank Maspion, Maspion Securities, dan Maspion Money Changer.Grup Maspion dalam melakukan ekspansi bisnisnya melakukan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan kelas atas, misalnya dengan Grup Samsung, Korea dan Grup Marubeni, Jepang. Grup ini juga melakukan kerja sama dengan Dupont dan Ishizuka dari Jepang. Pada umumnya Grup Maspion memperoleh porsi saham sekitar 50%.

 2. Cinta Produk Lokal             
Dengan jangkauan bisnis yang sangat luas, dan jumlah tenaga kerja mencapai lebih dari 30.000 orang, Alim Markus mencoba tetap konsisten pada tujuannya. Walaupun badai ekonomi berkali-kali menerjang perusahaannya, ia tetap tangguh. “Saya akan terus mengendalikan bisnis ini di sini,” katanya sambil mengarahkan tangannya ke bawah. Maksudnya, di bumi Indonesia. Sekalipun UMR Jawa Timur tahun ini naik sekitar 38 persen dan terasa sangat membebaninya.

 3.Etos Kerja              
Untuk menjadi perusahaan yang besar Alim Markus menyatakan bahwa ada lima hal penting yang menjadi etika kerja yang selalu dijunjung tinggi seluruh karyawan Maspion. Pertama, kesetiaan, kemampuan, dan kerja keras. Kerja keras dan kesetiaan pada perusahaan serta ditunjang dengan kemampuan dari setiap karyawan akan menghasilkan banyak hal positif bagi perusahaan. Kedua, memimpin pasar dengan memberikan keuntungan yang kompetitif terutama kepada semua konsumen. Hal ini sangat dibutuhkan oleh konsumen. Ketiga, kesatuan dan kebersamaan. Dengan adanya rasa kebersamaan, perusahaan akan semakin kuat dan kokoh. Keempat, pertumbuhan yang berkesinambungan. Kelima, memperhatikan kepuasan konsumen.

 4.Export Proccessing Zone                   
Berbicara dengan Alim Markus semakin lama semakin menarik. Sejumlah gagasan cemerlang bisa muncul tiba-tiba. Misalnya saja soal otonomi daerah. Dalam kaitan ini, Alim Markus punya gagasan.  “Saya usulkan supaya didirikan suatu lokasi Export Proccessing Zone yang semuanya terpadu di situ. Semua yang menyangkut perizinan, perbankan, perpajakan, sistem tenaga kerja yang sesuai kebutuhan pasar, semuanya bisa diputuskan di lokasi ini tanpa harus melalui bbirokrasi yang panjang dan berbelit-belit,” papar Alim Markus.          
Kalau ini bisa dilaksanakan ada banyak hal positif yang akan diperoleh. Pertama, bisa meningkatkan daya saing produk ekspor nasional dan kedua akan mengurangi jumlah pengangguran. “Kalau RRC bisa memberikan tawaran-tawaran yang menarik bagi investor asing, kenapa kita tidak? Kita tidak boleh kalah bersaing,” kata Alim Markus. Ia melihat betapa gencarnya pemerintah RRC menawarkan investasi kepada investor asing. Mereka memberikan berbagai kemudahan, memotong jalur birokrasi, bahkan mereka berani menghukum birokrat yang melakukan korupsi dengan hukuman sangat berat, bahkan hukuman mati sekalipun. Apakah kita berani melakukannya?

sumber :

www.manajemenringga.blogspot.com